Bolu Cokelat Lapis Srikaya

DSC00979 copySiapa yang nggak suka srikaya? Wah pasti gak ada yang ngacung tuh. Abis rata-rata semua orang Indonesia suka deh pada srikaya, manisnya itu lho, gurihnya, belum lagi wangi pandannya. Hmmm…..! Enak.
Srikaya adalah penganan yang dimasak dari telur, santan, dan gula. Tapi, saya gak tahu pasti dari daerah mana srikaya ini berasal. Soalnya hampir di setiap masakan daerah, srikaya ini muncul dengan ke-khas-annya masing-masing. Ada yang menyajikannya dengan wangi pandan, ada yang menggunakan gula merah, ada yang memasaknya dengan durian, atau ditambahkan nangka, bahkan saya juga sering memasaknya dengan dicampur tape singkong. Srikaya juga sering disajikan bersama dengan ketan kukus. Suatu perpaduan yang pas, manisnya srikaya dengan legitnya ketan kukus.
Sayangnya, kru dapur ceria gak suka makan srikaya dengan ketan. Alhasil, mereka cuma menghabiskan srikayanya saja, ketannya sia-sia deh. Nah sampai ketemu resep yang berikut.

Bolu Cokelat Lapis Srikaya
(di modifikasi dari resep kiriman pembaca Tabloid Saji)

Bahan Srikaya:
3 butir telur
200 gr gula pasir
250 ml santan (dari 2 butir kelapa)
½ sdt pasta pandan

Bahan Bolu:
4 butir telur
75 gr gula pasir
3 sdm margarin, dilelehkan
3 sdm susu kental manis
¼ sdt pasta cokelat
75 gr tepung terigu
20 gr coklat bubuk

Cara Membuat:
1. Siapkan dandang untuk mengukus. Alasi tutupnya dengan serbet. Setelah air kukusan mendidih, kecilkan api.
2. Srikaya: kocok lepas telur dan gula pasir sampai gula larut. Tambahkan santan dan pasta pandan sambil diaduk rata. Tuang diloyang yang dioles margarin dan dialas kertas roti. Kukus 20 menit dengan api kecil.
3. Bolu : Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang. Masukkan tepung terigu dan coklat bubuk sambil diayak dan diaduk rata. Tambahkan margarin leleh, susu kental manis, dan pasta cokelat sambil diaduk rata.
4. Tuang diatas srikaya yang telah matang, kukus lagi 20 menit dengan api sedang sampai matang.
5. Keluarkan kue dari loyang. Sajikan dingin.

Nah, kue ini sangat pas sekali disajikan pada saat berbuka puasa. Selamat menikmati

PANCAKE

Stack of Pancakes

Stack of Pancakes

Walaupun sebagai orang melayu sering merasa belum sreg kalau tidak sarapan dengan nasi, sekali-sekali ingin juga berganti menu yang tidak terlalu berat, terutama untuk hari-hari weekend. Saya sudah beberapa kali mencoba membuat pancake dari pelbagai resep yang ada, tapi belum ketemu yang pas. Beberapa resep malah jadinya kayak martabak dalam ukuran mini. Sampai akhirnya bertemu resep yang ini. Pancake nya benar-benar seperti pancake yang ada dalam bayangan saya, ketika dulu sering membaca buku-buku petualangan anak-anak bule (kayak Lima Sekawan, Pasukan Mau Tahu, Sirkus Pak Galliano, dan apa lagi ya….). Membuatnya juga gampang, tidak ribet, dan cepat (ini yang paling penting).
Resep saya peroleh dari browsing mbah google, dan ketemulah blog nya Mbak Vania (one of my favoriye blog). Thanks to Mbak Vania untuk sharing resepnya.
Dan inilah resep juara itu:

Pancake
(sumber: v-recipes.blogspot.com)

Bahan:
2 cup tepung terigu
2 sdm gula pasir
4 sdt baking powder
2 butir telur
1 ¼ cup susu cair
¼ cup minyak sayur (boleh diganti dengan margarin atau mentega cair)
1 sdt garam

Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu, gula, garam, dan baking powder, aduk sampai rata.
2. Kocok telur dengan whisk, masukkan susa cair, dan minyak sambil diaduk rata.
3. Tuang campuran telur ke dalam campuran tepung sedikit sedikit sambil diaduk hingga lembut dan rata .
4. Panaskan wajan teflon, beri sedikit miyak atau margarin, tuang 1-2 sendok sayur adonan, biarkan sampai bagian bawahnya agak kecoklatan,lalu balik.
5. Angkat dan sajikan dengan saus kesukaan, madu, sirup maple, susu kental manis dan meises, atau cukup taburkan gula halus.

Satu resep ini menghasilkan pancake yang cukup banyak dan mengenyangkan. Bila jumlah anggota keluarga anda tidak banyak (gak kayak keluargaku) cukup membuat setengah resep saja (bagi 2 masing-masing takaran resep).
Kalau Najmah paling suka makan pancake ini dengan saus coklat ditambah lagi dengan taburan gula (what a sweet teeth does she has). Ayahnya sih cukup dengan taburan gula halus (yang buanyaaak). Kalau saya, paling suka makan pancake ini dengan selai blueberry. Wah jadi pengen nih….
Selamat mencoba!

(not really) Black n White Cookies

black n white cookies

black n white cookies


Sebenarnya bukan gara-gara Jacko nih jadi posting resep ini, tapi karena dirumah seleranya berbeda-beda. Ada yang doyan keju dan ada yang doyan coklat, ada juga yang doyan keduanya (hayooo, pada ngacung). Supaya semua merasa diistimewakan, maka kali ini dibuatlah satu toples kukis black n white.
Untul lebih enak lagi, dicarilah resep cookies yang ada krenyes-krenyesnya. So, kemarin bela-belain beli corn flakes diGiant Kalibata untuk bahan bikin kukis berbasis cornflake.

Resep pertama: Cornflakes Cheese Cookies
(sumber: fauziaarlini.multiply.com)

Bahan:
200 gr margarin
50 gr gula pasir
50 gr keju parut
1/8 sdt garam
180 gr tepung terigu protein rendah
50 gr cornflake, remas

Cara membuat:
1. Kocok margarin, gula, dan garam sampai lembut. Tambahkan keju parut sambil terus dikocok.
2. Masukkan terigu secara bertahap sambil terus dikocok.
3. Tambahkan cornflake, aduk rata.
4. Sendokkan di atas loyang yang telah dioles margarin.
5. Panggang di oven yang telah dipanaskan sebelumnya selama kl.20 menit. Ketika matang, pinggiran kue akan berwarna kecoklatan namun bagian tengahnya masih lembek. Jangan kuatir, itu karena banyak kandungan margarinnya. Setelah di luar oven kue akan mengeras kok.

Resep kedua : Cornflakes Chocolate Cookies
(sumber: dimodifikasi dari majalah SEDAP)

Bahan:
100 gr margarin
50 gr mentega
100 gr gula halus
1 kuning telur
200 gr tepung terigu protein rendah
20 gr coklat bubuk
40 gr cornflakes, remas

Cara Membuat:
1. Kocok margarin, mentega, dan gula sampai lembut, tambahkan kuning telur. Kocok rata.
2. Masukkan campuran tepung dan coklat bubuk sambil diayak dan diaduk rata.
3. Tambahkan cornflakes, aduk rata.
4. Pulung adonan, letakkan diatas loyang yang telah dioles margarine. Tekan sedikit dengan garpu.
5. Panggang di oven yang telah dipanaskan sebelumnya selama kl.20 menit.

Sekarang saatnya kita intip apa yang terjadi saat pembuatan kue ini.
Seperti biasa, dengan kru dapur 4 balita, kejadian bikin kue adalah cerita dapur berantakan diiringi keributan yang lumayan memekakkan telinga. Pertama saat bundanya sibuk menimbang-nimbang bahan, Nifah dan Qiyan juga ikut sibuk mengeluarkan perkakas dapur lainnya. Ketika hendak menakar cornflakes, Qiyan menunjuk-nunjuk sambil berkata, ” au, cang.” (maksudnya mau kacang, dikiranya cornflakes itu kacang. Jadi diambilkanlah satu mangkok berisi cornflakes. Gak lama kakaknya juga nagih, minta. So keluarlah mangkok kedua. Giliran mau mencampur adonan, cornflakes yang sudah ditimbang dengan seksama, eh dipindahin ke mangkoknya Nifah. Jadi maklum aja lah, kalo timbangannya gak pas-pas banget dengan resep. Selesai kue pertama, giliran kue kedua. Untung ayuk Mah sudah pulang sekolah, jadi uwaknya yang tadi ngejemput bisa ngambil alih adek Shofi yang udah bosen di boksnya. Setelah bosan makan cornflakes, Nifah pengen bantuin bunda, jadi dikasih tugas untuk menekan kue diloyang dengn garpu. Hasilnya lumayan deh (banyak kue yang gepeng tak beraturan).
“Ndong….!” Uups suara siapa itu, ternyata Qiyan udah bosan dan mengantuk, mau minum susu, untung kue terakhir tinggal dimasukkan ke dalam loyang. Setelah digendong beberapa saat, akhirnya dia mau turun juga, dan pas kelar kuenya matang semua. Sekarang giliran adek Shofi yang mau nenen.
Setelah dingin kuenya cepat-cepat disimpan di toples. Jepret sini, jepret situ. “Bunda, aku mau ikut moto juga,” kata Najmah. So HP kameraku berpindah tangan (maklum belum punya kamera lain, Cuma ngandelin SonyEricsson K800i). Pas lagi beres-beres, lho mana toples kue tadi?
Ternyata udah digelindingkan oleh Taqiyan di lantai (dikiranya roda, kali) Jadi, kue yang telah disusun separo hitam dan separo putih tadi, kini sudah tercampur rata…..
b n w

IT’S MUFFIN TIME

Postingan pertama tentang kuliner ini adalah aneka jenis muffin. Sudah sebulan ini dapurceria dipenuhi muffin, ini gara-gara blognya mbak Vania. Sudah beberapa macam resep muffin nya aku coba, resep lainnya juga aku dapatkan dari browsing mbah google dan kumpulan majalah Sedap. Membuat muffin ini cukup gampang dan praktis. Kunci anti gagalnya satu: DO NOT OVERMIX alias jangan kebanyakan ngaduk, aduk seperlunya sampai cukup rata. Malah untuk lebih praktisnya membuat muffin terbagi dalam 3 step. Pertama campur semua bahan kering sampai rata, sisihkan. Kedua campur bahan lainnya(bahan cair) dalam wadah lain. Ketiga, tuang adonan cair kedalam campuran bahan kering. Aduk secukupnya sampai rata. Adonan siap dituang kecetakan muffin dan dipanggang. Berikut beberapa resep muffin yang sudah saya coba dan komentarnya.

Double Chocolate Muffin

(Sumber: http://tsuroiya.multiply.com)

Bahan:

1 3/4 cup tepung terigu serba guna (protein sedang)

1/2 cup coklat bubuk, ayak

2 sdt baking powder

1/4 sdt garam

1 cup gula pasir halus

2 butir telur

3/4 cup susu cair

1/2 cup minyak sayur (boleh diganti margarin/mentega leleh)

1/2 cup coklat chip (boleh diganti dark cooking chocolate cincang)

Cara Membuat:

1. Campur tepung terigu, coklat bubuk, baling powder, dan garam dalam satu wadah. Aduk hingga rata, sisihkan.

2. Dalam wadah lain, campur telur, susu cair, minyak, dan gula. Aduk sampai gula larut.

3. Masukkan campuran tepung ke dalam adonan cair, aduk sekedar rata (kurang lebih 10-12 kali adukan). Tambahkan coklat chip.

4. Tuang kedalam loyang muffin yang dilapis paper cup (atau yang bagian alasnya telah dioles minyak/margarin) sampai hampir penuh. Panggang 25 menit dengan suhu 180 C. (oven sebelumnya telah dipanaskan kurang lebih 10-15 menit) Resep berikut adalah resep muffin polos yang bisa ditambahkan berbagai isi sesuai kesukaan masing-masing.

Kalau di resep aslinya Muffin ini disebut The Nothing Muffin.

Muffin Polos

(Sumber: http://v-recipes.blogspot.com)

Bahan:

1 cup tepung teriguserba guna

1/2 cup gula pasir

2 sdt baking powder

1/2 sdt garam

1/2 cup susu cair

1/2 cup minyak sayur(margarin/mentega leleh)

1 butir telur

1/2 cup bahan isian (bisa berupa coklat cincang, kacang cincang, kismis, almond, keju parut, buah-buahan lainnya)

Cara Membuat:

1. Campur terigu, baking powder, garam, gula,dan bahan isian. Aduk sampai rata. Sisihkan

2. Campur telur, susu, dan minyak, aduk rata.

3. Tuang bahan cair ke dalam campuran tepung. aduk sekedarnya hingga rata.

4. Tuang kedalam loyang muffin yang dilapis paper cup (atau yang bagian alasnya telah dioles minyak/margarin) sampai hampir penuh. Panggang 25 menit dengan suhu 180 C. (oven sebelumnya telah dipanaskan kurang lebih 10-15 menit)

Untuk variasi adonan muffin bisa dibiarkan polos tanpa bahan isian, tapi ketika akan menuang adonan muffin ke loyang, tuang setengah bagian lalu tambahkan selai kesukaan, tuang adonan lagi sampai hampir penuh. Panggang seperti biasa.

Muffin Isi Kacang Coklat

Muffin Isi Kacang Coklat

Kru Dapur Ceria

Empat Kru Dapur Ceria

Empat Kru Dapur Ceria

Sudah lama banget pingin punya blog sendiri, selama ini cuman bisa ngences liat blog orang lain. Tapi susah banget nyisihin sedikit waktu untuk coba-coba menaklukkan dunia perblogan terutama dunia kulinernya. Gak ada waktunya ini dikarenakan kru para dapur yang bukannya ngebantuin tapi justru kudu dibantuin. Ayo kita kenalan satu persatu.
Yang pertama namanya Najmah Nur Azizah, umurnya hampir lima tahun (kurang 2 bulan lagi, September ini) biasa dipanggil Yuk Mah. Kedua Nabilah Hanifah, 3 tahun, anaknya ceriwis tapi gampang nangis. Ketiga Muhammad Taqiyan (1 tahun 9 bulan), preman satu-satunya di dapur ceria ini. Keempat Nuha Shofiyah, yang besok akan menamatkan periode ASI eksklusifnya.
Dengan bantuan 4 kru tadi, yah harap maklum saja kalo kegiatan per blog an ini berjalan dengan kecepatan 10 m/jam. he he he…